Sunan an-Nasai Hadits 1635 - Shalat Sunnah Sambil Duduk Menjelang Wafat
Keringanan Mengerjakan Shalat Sunnah Sambil Duduk Ketika Tubuh Mulai Lemah
Sunan an-Nasai : 1635
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1635
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ سَلْمٍ الْبَلْخِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا النَّضْرُ قَالَ أَنْبَأَنَا يُونُسُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ مَا قُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى كَانَ أَكْثَرُ صَلَاتِهِ جَالِسًا إِلَّا الْمَكْتُوبَةَ خَالَفَهُ شُعْبَةُ وَسُفْيَانُ وَقَالَا عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ
Ummu Salamah Diriwayatkan dari:
Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam wafat hingga kebanyakan shalatnya adalah dilaksanakan sambil duduk, kecuali shalat wajib.Syu'bah dan Sufyan menyelisihi Hadits tersebut, mereka berdua berkata: 'Dari Abu Ishaq dari Abu Salamah dari Ummu Salamah.'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menjelang wafatnya, Rasulullah memperbanyak ibadah shalat sunnah walau dalam keadaan duduk.
- Agama Islam memberikan kelonggaran fisik untuk melaksanakan ibadah sunnah sambil duduk.
- Shalat wajib tidak boleh dikerjakan sambil duduk kecuali jika memang ada uzur fisik yang parah.
