Sunan an-Nasai Hadits 1637 - Keistimewaan Amalan Ibadah yang Rutin dan Istiqamah
Sumpah Ummu Salamah Mengenai Rutinitas Amal dan Shalat Duduk Nabi
Sunan an-Nasai : 1637
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1637
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى كَانَ أَكْثَرُ صَلَاتِهِ قَاعِدًا إِلَّا الْمَكْتُوبَةَ وَكَانَ أَحَبُّ الْعَمَلِ إِلَيْهِ مَا دَاوَمَ عَلَيْهِ وَإِنْ قَلَّ خَالَفَهُ عُثْمَانُ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ فَرَوَاهُ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ
Ummu Salamah Diriwayatkan dari:
Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam wafat hingga shalatnya sering dilakukan sambil duduk, kecuali shalat wajib. Perbuatan yang sangat dicintai beliau adalah yang dilakukan secara kontinyu, walaupun- jumlahnya- sedikit. Utsman bin Abu Sulaiman menyelisihinya, dia meriwayatkan dari Abu Salamah, dari Aisyah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Penggunaan sumpah dalam menyampaikan hadits menunjukkan keseriusan dan validitas peristiwa tersebut.
- Keringanan shalat sambil duduk pada ibadah sunnah merupakan sunnah yang pernah dipraktikkan langsung oleh Nabi.
- Allah dan Rasul-Nya sangat menghargai komitmen seseorang dalam menjaga rutinitas ibadah walau terlihat sepele.
