Sunan an-Nasai Hadits 1643 - Cara Rasulullah Duduk Bersila dalam Shalat
Penjelasan Posisi Bersila Saat Mengerjakan Shalat Sambil Duduk
Sunan an-Nasai : 1643
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1643
أَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ الْحَفَرِيُّ عَنْ حَفْصٍ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مُتَرَبِّعًا قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ لَا أَعْلَمُ أَحَدًا رَوَى هَذَا الْحَدِيثَ غَيْرَ أَبِي دَاوُدَ وَهُوَ ثِقَةٌ وَلَا أَحْسِبُ هَذَا الْحَدِيثَ إِلَّا خَطَأً وَاللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat sambil duduk dengan kaki bersilang di bawah paha (mutarabi')." Abu Abdurrahman berkata: 'Aku tidak mengetahui seorangpun yang meriwayatkan hadits ini selain Abu Dawud dan ia adalah terpercaya dan aku menganggap hadits salah. Wallahu Ta'ala A'lam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Duduk dengan menyilangkan kaki atau bersila adalah salah satu opsi posisi tubuh ketika melaksanakan shalat duduk.
- Pentingnya kejujuran dan ketelitian para ulama hadits dalam mengkritisi riwayat yang dinilai memiliki kejanggalan tunggal.
- Fleksibilitas posisi tubuh sangat bergantung pada kenyamanan dan kemampuan fisik jamaah yang sedang shalat.
