Sunan an-Nasai Hadits 1827 - Dampak Tangisan Keluarga Pada Jenazah

Mengapa Tangisan Bisa Menyiksa Jenazah?

Sunan an-NasaiNomor Hadis 1827

أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ سَيْفٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ قَالَ سَالِمٌ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ قَالَ عُمَرُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَذَّبُ الْمَيِّتُ بِبُكَاءِ أَهْلِهِ عَلَيْهِ

Umar Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Si mayit akan disiksa karena tangisan keluarga atas dirinya."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Keluarga memiliki tanggung jawab moral untuk bersikap sabar saat menghadapi musibah kematian.
  • Ratapan yang menjadi budaya keluarga dapat mendatangkan keburukan beruntun bagi si mayit.
  • Sangat dianjurkan mengganti kebiasaan menangis keras dengan memperbanyak doa ampunan untuk jenazah.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami