Sunan an-Nasai Hadits 1975 - Keutamaan Luar Biasa Orang Mati Syahid
Keutamaan Syuhada Uhud: Luka yang Menjadi Saksi dan Berbau Minyak Misik
Sunan an-Nasai : 1975
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1975
أَخْبَرَنَا هَنَّادٌ عَنْ ابْنِ الْمُبَارَكِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ثَعْلَبَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِقَتْلَى أُحُدٍ زَمِّلُوهُمْ بِدِمَائِهِمْ فَإِنَّهُ لَيْسَ كَلْمٌ يُكْلَمُ فِي اللَّهِ إِلَّا يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَدْمَى لَوْنُهُ لَوْنُ الدَّمِ وَرِيحُهُ رِيحُ الْمِسْكِ
'Abdullah bin Tsa'labah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda untuk orang-orang yang terbunuh dalam perang Uhud, "Selimutilah mereka bersama darah yang ada pada tubuh mereka, sungguh tidak ada luka yang tergores di jalan Allah kecuali pada hari kiamat dia akan datang dengan berlumuran darah, warnanya seperti warna darah dan baunya adalah bau misik."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Orang yang gugur dalam peperangan (syahid) dikuburkan bersama darah yang ada di tubuh mereka.
- Setiap luka yang didapat saat berjuang di jalan Allah akan menjadi bukti yang dibawa pada hari kiamat.
- Darah para syuhada pada hari kiamat kelak akan mengeluarkan aroma yang sangat wangi seperti minyak misik.
