Sunan an-Nasai Hadits 2015 - Mengabarkan Berita Duka Kematian
Persaudaraan Islam dan Doa untuk Penguasa Habasyah
Sunan an-Nasai : 2015
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2015
أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ وَابْنُ الْمُسَيَّبِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ أَخْبَرَهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَى لَهُمْ النَّجَاشِيَّ صَاحِبَ الْحَبَشَةِ فِي الْيَوْمِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ فَقَالَ اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberitahukan kepada mereka kematian An Najasyi (penguasa Habsyah) kepada mereka di hari kematiannya, lalu beliau bersabda: "Mintakanlah ampunan untuk saudara kalian."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menyebarkan berita duka diperbolehkan jika tujuannya agar orang lain bisa ikut mendoakan.
- Nabi Muhammad mengakui An-Najasyi sebagai seorang muslim sejati lewat sebutan saudara.
- Hal paling dibutuhkan oleh jenazah dari orang yang hidup adalah doa dan permohonan ampunan.
