Sunan an-Nasai Hadits 2095 - Penentuan Bulan Tiga Puluh Hari
Cara Sederhana Nabi Menggenapkan Waktu Puasa
Sunan an-Nasai : 2095
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2095
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُثْمَانَ أَبُو الْجَوْزَاءِ وَهُوَ ثِقَةٌ بَصْرِيٌّ أَخُو أَبِي الْعَالِيَةِ قَالَ أَنْبَأَنَا حِبَّانُ بْنُ هِلَالٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلَاثِينَ
Ahmad bin 'Utsman Abul Jauza Diriwayatkan dari:
Telah memberitakan kepada kami [Hibban bin Hilal] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Sa'd] dari ['Amr bin Dinar] dari [Ibnu 'Abbas] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Berpuasalah kalian karena melihatnya dan berbukalah kalian karena melihatnya pula. Jika tertutup dari pandangan kalian, maka sempurnakanlah bilangan -bulan- menjadi tiga puluh hari."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jadikanlah penglihatan akan hilal sebagai tanda utama penentu masuk dan selesainya kewajiban puasa harian.
- Jika pandangan mata ke langit tak bersahabat karena awan, jumlah usia penanggalan sebulan harus langsung digenapkan ke angka tiga puluh.
- Rangkaian aturan tata cara agama dibentuk setegas mungkin agar seluruh umatnya gampang menerapkannya kapan pun juga.
