Sunan an-Nasai Hadits 2098 - Menjaga Kepatuhan Penetapan Bulan
Larangan Mengakhiri Puasa Sebelum Muncul Kepastian Hilal
Sunan an-Nasai : 2098
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2098
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيٍّ عَنْ بَعْضِ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقَدَّمُوا الشَّهْرَ حَتَّى تُكْمِلُوا الْعِدَّةَ أَوْ تَرَوْا الْهِلَالَ ثُمَّ صُومُوا وَلَا تُفْطِرُوا حَتَّى تَرَوْا الْهِلَالَ أَوْ تُكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلَاثِينَ أَرْسَلَهُ الْحَجَّاجُ بْنُ أَرْطَاةَ
Muhammad bin Basysyar Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dari [Rib'i] dari [sebagian Sahabat] Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam "Janganlah kalian mendahului bulan (Ramadlan) hingga kalian menyempurnakan bilangan -bulan- atau melihat hilal -sebelumnya-, kemudian berpuasalah kalian dan janganlah berbuka hingga kalian melihat hilal atau menyempurnakan bilangan -bulan- menjadi tiga puluh hari."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ketepatan jatuhnya saat pengerjaan puasa wajib selalu dijaga dengan teliti biar tak melangkahi ketetapan resmi yang dibenarkan.
- Usahakan terus memegang posisi pandang hilal selaku ukuran baku, atau menempuh penyempurnaan hitungan hari manakala pandangan kurang mendukung.
- Rangkaian jalan beribadah selalu mensyaratkan ketaatan mutlak terhadap sistem prosedur yang berlaku tanpa berspekulasi asal tebak.
