Sunan an-Nasai Hadits 2126 - Jarak Sahur: 50 Ayat
Jarak Sahur Seukuran Bacaan Lima Puluh Ayat
Sunan an-Nasai : 2126
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2126
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ قُلْتُ كَمْ كَانَ بَيْنَهُمَا قَالَ قَدْرُ مَا يَقْرَأُ الرَّجُلُ خَمْسِينَ آيَةً
Zaid bin Tsabit Diriwayatkan dari:
Kami makan sahur bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian kami berdiri untuk melaksanakan shalat." Aku bertanya: "Berapa jarak antara keduanya? Ia menjawab, "Seukuran orang membaca lima puluh ayat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jeda waktu yang tersisa dari batas akhir makan sahur sampai shalat subuh cukuplah singkat.
- Ukurannya diibaratkan dengan rentang waktu normal yang diperlukan untuk melantunkan lima puluh ayat.
- Ajaran ini menuntun kita untuk tidak terburu-buru dan tidak rakus menjelang batas masuknya waktu puasa.
