Sunan an-Nasai Hadits 2128 - Waktu Singkat Setelah Sahur
Kisah Sahur Rasulullah dan Zaid bin Tsabit
Sunan an-Nasai : 2128
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2128
أَخْبَرَنَا أَبُو الْأَشْعَثِ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ تَسَحَّرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَزَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ ثُمَّ قَامَا فَدَخَلَا فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ فَقُلْنَا لِأَنَسٍ كَمْ كَانَ بَيْنَ فَرَاغِهِمَا وَدُخُولِهِمَا فِي الصَّلَاةِ قَالَ قَدْرُ مَا يَقْرَأُ الْإِنْسَانُ خَمْسِينَ آيَةً
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam makan sahur bersama Zaid bin Tsabit lalu mereka berdua berdiri dan melaksanakan shalat shubuh, kami berkata kepada Anas: 'Berapa waktu antara selesai sahur mereka dengan masuk waktu shalatnya, ia menjawab seukuran orang yang membaca limapuluh ayat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Makan sahur bersama kawan atau anggota keluarga sangat baik untuk merekatkan ikatan kekeluargaan.
- Interval waktu dari sendokan terakhir sahur hingga berkumandangnya azan subuh amatlah padat.
- Praktik yang dicontohkan ini mengajak kita untuk lebih tertib dalam mengelola waktu jelang waktu fajar.
