Sunan an-Nasai Hadits 2143 - Larangan Mendahului Puasa Ramadhan
Hukum Puasa Sehari Sebelum Memasuki Bulan Ramadhan
Sunan an-Nasai : 2143
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2143
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا الْوَلِيدُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقَدَّمُوا قَبْلَ الشَّهْرِ بِصِيَامٍ إِلَّا رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صِيَامًا أَتَى ذَلِكَ الْيَوْمُ عَلَى صِيَامِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Janganlah kalian mendahului dengan berpuasa sebelum bulan (Ramadlan), kecuali orang yang biasa berpuasa dan hari itu bertepatan dengan waktu puasanya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak diperbolehkan berpuasa sunnah di hari terakhir Sya'ban dengan niat menyambut Ramadhan secara berlebihan.
- Menjaga batasan jarak waktu antara puasa yang hukumnya sunnah dan puasa yang diwajibkan sangat dianjurkan.
- Seorang muslim yang punya kebiasaan rutin berpuasa mingguan diizinkan tetap puasa walau sehari sebelum Ramadhan.
