Sunan an-Nasai Hadits 2257 - Puasa Musafir

Panduan Nabi Tentang Berpuasa Saat Menjadi Musafir

Sunan an-NasaiNomor Hadis 2257

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ حَمْزَةَ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّوْمِ فِي السَّفَرِ قَالَ إِنْ شِئْتَ أَنْ تَصُومَ فَصُمْ وَإِنْ شِئْتَ أَنْ تُفْطِرَ فَأَفْطِرْ

Hamzah Diriwayatkan dari:

Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang puasa dalam perjalanan, beliau bersabda: "Jika engkau ingin berpuasa, maka berpuasalah dan jika engkau ingin berbuka, maka berbukalah."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Keringanan dalam beribadah puasa saat bepergian adalah sebuah bentuk rahmat dan kemudahan di dalam Islam.
  • Tidak ada keharusan yang mengikat bagi musafir untuk berpuasa jika ia merasa lebih nyaman untuk berbuka.
  • Seseorang yang sedang bepergian diizinkan untuk membuat keputusan mandiri terkait puasanya berdasarkan kemampuannya.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami