Sunan an-Nasai Hadits 2280 - Waktu Qadha Puasa Aisyah

Waktu Mengqadha Puasa Aisyah dalam Hadits Sunan An-Nasai 2280

Sunan an-NasaiNomor Hadis 2280

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا سَلَمَةَ يُحَدِّثُ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ إِنْ كَانَ لَيَكُونُ عَلَيَّ الصِّيَامُ مِنْ رَمَضَانَ فَمَا أَقْضِيهِ حَتَّى يَجِيءَ شَعْبَانُ

Aisyah Diriwayatkan dari:

Jika saya harus melaksanakan puasa Ramadlan, maka saya tidak mengqadlanya hingga datang -bulan- Sya'ban.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Bolehnya seseorang menunda waktu untuk mengganti puasa Ramadhan hingga waktu mendekati datangnya bulan Ramadhan tahun berikutnya.
  • Kisah ini menunjukkan tingginya bentuk dedikasi dan kesibukan Aisyah dalam memperhatikan keperluan suaminya, yaitu Rasulullah.
  • Mengqadha ibadah puasa tidak harus dilakukan secara terburu-buru, asalkan benar-benar dilunasi sebelum datangnya bulan Ramadhan yang baru.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami