Sunan an-Nasai Hadits 2961 - Doa di Arafah
Kekhusyukan Doa Rasulullah dengan Mengangkat Tangan di Arafah
Sunan an-Nasai : 2961
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2961
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ هُشَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ عَطَاءٍ قَالَ قَالَ أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ كُنْتُ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَرَفَاتٍ فَرَفَعَ يَدَيْهِ يَدْعُو فَمَالَتْ بِهِ نَاقَتُهُ فَسَقَطَ خِطَامُهَا فَتَنَاوَلَ الْخِطَامَ بِإِحْدَى يَدَيْهِ وَهُوَ رَافِعٌ يَدَهُ الْأُخْرَى
Usamah bin Zaid Diriwayatkan dari:
Saya pernah membonceng membonceng Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam di Arafah, lalu beliau mengangkat tangan dan berdoa, kemudian untanya condong dan tali kekangnya jatuh, beliau mengambil tali kekang itu dengan salah satu tangannya sedang tangannya yang lain terangkat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mengangkat kedua tangan saat berdoa di padang Arafah adalah sunnah yang sangat dianjurkan.
- Kekhusyukan dalam berdoa tidak boleh pudar meskipun ada sedikit gangguan fisik di sekitar kita.
- Sikap bersungguh-sungguh dan tidak mudah melepaskan momen berdoa pada saat wukuf.
