Sunan an-Nasai Hadits 2990 - Pentingnya Mengikuti Imam Saat Haji
Pentingnya Mengikuti Imam di Muzdalifah Sebagai Tanda Mendapatkan Haji
Sunan an-Nasai : 2990
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2990
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ قَالَ حَدَّثَنِي جَرِيرٌ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ مُضَرِّسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَدْرَكَ جَمْعًا مَعَ الْإِمَامِ وَالنَّاسِ حَتَّى يُفِيضَ مِنْهَا فَقَدْ أَدْرَكَ الْحَجَّ وَمَنْ لَمْ يُدْرِكْ مَعَ النَّاسِ وَالْإِمَامِ فَلَمْ يُدْرِكْ
'Urwah bin Mudharris Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang mendapati shalat jama' bersama imam serta manusia hingga bertolak darinya, sungguh ia telah mendapatkan haji, dan barang siapa yang belum mendapatkan bersama manusia dan imam, maka ia belum mendapatkan haji."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keberhasilan ibadah haji terkait erat dengan ketaatan jamaah dalam mengikuti panduan imam atau pemimpin rombongan.
- Dianjurkan untuk mengikuti shalat jamaah dan menetap di Muzdalifah sampai waktu rombongan bertolak.
- Memisahkan diri dari rombongan jamaah saat haji tanpa alasan syar'i sangat tidak dianjurkan oleh Nabi.
