Sunan an-Nasai Hadits 3056 - Menangis Karena Allah
Keutamaan Air Mata Ketakutan dan Debu Perjuangan
Sunan an-Nasai : 3056
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3056
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ قَالَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ لَا يَبْكِي أَحَدٌ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ فَتَطْعَمَهُ النَّارُ حَتَّى يُرَدَّ اللَّبَنُ فِي الضَّرْعِ وَلَا يَجْتَمِعُ غُبَارٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَدُخَانُ جَهَنَّمَ فِي مَنْخَرَيْ مُسْلِمٍ أَبَدًا
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Tidaklah seseorang menangis karena takut siksa Allah lalu dilahap api neraka hingga air susu kembali ke putingnya, dan tidaklah debu-debu dijalan Allah berkumpul dengan asap Jahannam pada kedua lubang tenggorokan seorang muslim selamanya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasa takut yang nyata kepada kebesaran Ilahi bekerja bagaikan perisai tak terlihat yang menangkis azab neraka.
- Satu isakan tangis penyesalan atas maksiat mampu menjadi alat pembayaran penebus dosa dengan cepat.
- Kelelahan beribadah di dunia selalu ditukar lunas dengan kesejukan dan rasa aman total di pengadilan akhirat.
