Sunan an-Nasai Hadits 3217 - Hak Penuh Wanita Menolak Pernikahan
Hak Penuh Wanita Muda untuk Membatalkan Pernikahan Paksa
Sunan an-Nasai : 3217
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3217
أَخْبَرَنَا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ غُرَابٍ قَالَ حَدَّثَنَا كَهْمَسُ بْنُ الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ فَتَاةً دَخَلَتْ عَلَيْهَا فَقَالَتْ إِنَّ أَبِي زَوَّجَنِي ابْنَ أَخِيهِ لِيَرْفَعَ بِي خَسِيسَتَهُ وَأَنَا كَارِهَةٌ قَالَتْ اجْلِسِي حَتَّى يَأْتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَتْهُ فَأَرْسَلَ إِلَى أَبِيهَا فَدَعَاهُ فَجَعَلَ الْأَمْرَ إِلَيْهَا فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ أَجَزْتُ مَا صَنَعَ أَبِي وَلَكِنْ أَرَدْتُ أَنْ أَعْلَمَ أَلِلنِّسَاءِ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Terdapat seorang wanita muda menemuinya, kemudian berkata: ayahku menikahkanku dengan anak saudaranya agar dapat mengangkat kedudukannya, padahal saya tidak suka.Aisyah berkata: duduklah hingga Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam datang, dan Aisyah mengabarkan kepadanya. Lalu beliau mengirim utusan kepada ayahnya dan memanggilnya lalu menjadikan urusannya kepada wanita tersebut. Kemudian wanita tersebut berkata: wahai Rasulullah, saya telah mengizinkan apa yang telah diperbuat ayahku terhadap diriku. Akan tetapi saya hanya ingin mengetahui (mencek), benarkah wanita memiliki hak dalam memilih pasangan?
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Orang tua dilarang mengorbankan masa depan anak perempuannya demi kepentingan atau ambisi menaikkan status sosial sendiri.
- Islam menjamin dan memberikan hak penuh kepada wanita untuk menerima atau menolak lamaran pernikahan.
- Tindakan proaktif seorang wanita dalam menanyakan dan memperjuangkan hak-hak syariatnya sangat dihargai dalam Islam.
- Pemimpin berhak membatalkan keputusan ayah jika keputusan tersebut terbukti merugikan masa depan anak perempuannya.
