Sunan an-Nasai Hadits 3479 - Aturan Berpakaian bagi Istri yang Ditinggal Mati Suami
Larangan Berhias Saat Masa Berkabung (Ihdad) bagi Wanita
Sunan an-Nasai : 3479
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3479
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي بُدَيْلٌ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُتَوَفَّى عَنْهَا زَوْجُهَا لَا تَلْبَسُ الْمُعَصْفَرَ مِنْ الثِّيَابِ وَلَا الْمُمَشَّقَةَ وَلَا تَخْتَضِبُ وَلَا تَكْتَحِلُ
Ummu Salamah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Wanita yang ditinggal mati suaminya tidak boleh memakai pakaian yang berwarna kuning, pakaian yang dicelup dengan tanah liat merah, serta tidak mengecat kuku serta memakai celak."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Istri yang suaminya meninggal wajib menjalani masa ihdad atau berkabung.
- Dilarang memakai pakaian berwarna terang atau mencolok selama masa iddah.
- Tidak diperbolehkan memakai perhiasan tambahan seperti pewarna kuku dan celak.
