Sunan an-Nasai Hadits 3671 - Larangan Memberi Ruqba dan Umra Bersyarat
Jatuhnya Harta Hibah Umra dan Ruqba Kepada Ahli Waris
Sunan an-Nasai : 3671
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3671
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُرْقِبُوا وَلَا تُعْمِرُوا فَمَنْ أُرْقِبَ أَوْ أُعْمِرَ شَيْئًا فَهُوَ لَوَرَثَتِهِ
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah memberi dengan sistem ruqba dan umra, barangsiapa yang diberi sesuatu dengan sistem ruqba atau umra maka sesuatu tersebut untuk pewarisnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Memberi hadiah dengan niat menariknya kembali saat penerima wafat adalah hal yang dilarang.
- Segala bentuk harta yang telah diberikan dengan sistem ruqba atau umra menjadi hak milik ahli waris secara sah.
- Hukum Islam mengutamakan kejelasan akad untuk mencegah pertengkaran mengenai harta di kemudian hari.
