Sunan an-Nasai Hadits 3700 - Hukum Menjadikan Barang Sedekah Sebagai Hadiah
Hukum Menjadikan Barang Sedekah Sebagai Hadiah
Sunan an-Nasai : 3700
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3700
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِلَحْمٍ فَقَالَ مَا هَذَا فَقِيلَ تُصُدِّقَ بِهِ عَلَى بَرِيرَةَ فَقَالَ هُوَ لَهَا صَدَقَةٌ وَلَنَا هَدِيَّةٌ
Anas Diriwayatkan dari:
Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam diberi daging maka beliau pun bertanya: "Apakah ini?" Lalu dijawab: "Daging yang disedekahkan kepada Barirah." Kemudian beliau bersabda: "Itu sedekah baginya dan hadiah untuk kita."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Harta sedekah yang sudah diterima sepenuhnya menjadi hak milik si penerima.
- Penerima sedekah boleh menghadiahkan barang tersebut kepada orang lain.
- Status barang bisa berubah dari sedekah menjadi hadiah tergantung pada siapa yang memberikannya.
- Nabi Muhammad dan keluarganya tidak diperbolehkan memakan harta sedekah.
