Sunan an-Nasai Hadits 3723 - Urutan Kafarat Sumpah dan Kebaikan
Dahulukan Kafarat Sebelum Melakukan Kebaikan Baru
Sunan an-Nasai : 3723
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3723
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ قَالَ سَمِعْتُ الْحَسَنَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَمُرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَلَفْتَ عَلَى يَمِينٍ فَكَفِّرْ عَنْ يَمِينِكَ ثُمَّ ائْتِ الَّذِي هُوَ خَيْرٌ
Abdurrahman bin Samurah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila engkau bersumpah dengan suatu sumpah, maka hendaklah kamu bayar kafarah sumpahmu kemudian lakukan yang lebih baik."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Urutan yang tepat saat melanggar sumpah demi kebaikan adalah dengan menunaikan kafaratnya terlebih dahulu.
- Sumpah tidak boleh dijadikan rintangan untuk menghindar dari perbuatan baik yang terbentang di depan.
- Menebus sumpah merupakan bentuk tanggung jawab penuh seorang hamba atas ucapan lisannya.
