Sunan an-Nasai Hadits 3760 - Memenuhi Nadzar I'tikaf Masa Jahiliyah
Hukum Menunaikan Janji I'tikaf di Masa Jahiliyah
Sunan an-Nasai : 3760
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3760
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ عُمَرَ أَنَّهُ كَانَ عَلَيْهِ لَيْلَةٌ نَذَرَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ يَعْتَكِفُهَا فَسَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَهُ أَنْ يَعْتَكِفَ
Umar Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Musa] berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari [Umar], bahwa ia memiliki kewajiban nadzar untuk beri'tikaf satu malam pada masa jahiliyah, ketika ia bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau pun memerintahkan kepadanya untuk beri'tikaf."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam menghargai setiap niat ibadah yang baik meskipun diikrarkan saat seseorang belum mengenal kebenaran agama.
- Membayar atau menunaikan nadzar berupa ibadah seperti i'tikaf sangat diutamakan bagi seorang Muslim.
- Bertanya kepada orang yang lebih paham agama adalah cara terbaik ketika menghadapi kebingungan soal hukum masa lalu.
