Sunan an-Nasai Hadits 3823 - Larangan Muzabanah, Mukhadharah, dan Mukhabarah
Mengenal Larangan Mukhadharah dan Mukhabarah dalam Jual Beli
Sunan an-Nasai : 3823
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3823
أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْمُزَابَنَةِ وَالْمُخَاضَرَةِ وَقَالَ الْمُخَاضَرَةُ بَيْعُ الثَّمَرِ قَبْلَ أَنْ يَزْهُوَ وَالْمُخَابَرَةُ بَيْعُ الْكَرْمِ بِكَذَا وَكَذَا صَاعٍ خَالَفَهُ عَمْرُو بْنُ أَبِي سَلَمَةَ فَقَالَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari muzabanah, dan mukhadharah. Dia berkata: mukhadharah adalah menjual buah sebelum memerah atau menguning. Sedangkan mukhabarah adalah menjual anggur dengan sekian dan sekian sha'. Hadits tersebut diselisihi oleh 'Amru bin Abu Salamah. Dia berkata dari ayahnya dari Abu Hurairah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak diperbolehkan menjual hasil kebun yang masih mentah atau belum menunjukkan tanda layak panen.
- Dilarang keras melakukan barter buah segar di atas pohon dengan buah kering yang sudah ditakar.
- Menunggu buah terlihat aman dari ancaman gagal panen adalah syarat utama sahnya jual beli hasil kebun.
- Aturan ini dibuat demi merawat persahabatan antar pedagang dan petani dari perselisihan.
