Sunan an-Nasai Hadits 3845 - Dinamika Fatwa Sewa Lahan
Perbedaan Pandangan Ulama tentang Sewa Tanah
Sunan an-Nasai : 3845
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3845
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعَيْبٍ قَالَ الزُّهْرِيُّ كَانَ ابْنُ الْمُسَيَّبِ يَقُولُ لَيْسَ بِاسْتِكْرَاءِ الْأَرْضِ بِالذَّهَبِ وَالْوَرِقِ بَأْسٌ وَكَانَ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ ذَلِكَ وَافَقَهُ عَلَى إِرْسَالِهِ عَبْدُ الْكَرِيمِ بْنُ الْحَارِثِ
Az Zuhri Diriwayatkan dari:
Ibnu Al Musayyab pernah berkata: "Menyewa tanah dengan upah emas dan perak adalah tidak mengapa. [Rafi' bin Khadij] menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang hal tersebut." Abdullah Karim bin Al Harits menyetujui pemursalan hadits tersebut.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan dan dinilai sah apabila kita menyewa lahan hanya dengan menggunakan alat tukar seperti emas dan perak.
- Adanya dinamika pemahaman ulama mengajarkan kita untuk tidak cepat menyimpulkan hanya dari satu potongan dalil saja.
- Riwayat yang umum sering kali dijelaskan dengan lebih detail oleh riwayat atau fatwa ulama yang lain agar mudah diamalkan.
