Sunan an-Nasai Hadits 3981 - Hukuman Bagi Budak Kabur
Ancaman bagi Budak yang Kabur: Sholatnya Tidak Diterima
Sunan an-Nasai : 3981
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3981
أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَرِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَبَقَ الْعَبْدُ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَى مَوَالِيهِ
Jarir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Jika seorang budak kabur maka tidak akan diterima sholatnya hingga ia kembali kepada majikannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Melarikan diri dari kewajiban majikan (bagi budak) dipandang sebagai pelanggaran besar dalam aturan syariat.
- Ada ancaman keras dari Rasulullah berupa tidak diterimanya sholat bagi budak yang berani melarikan diri.
- Ibadah vertikal kepada Allah sangat dipengaruhi oleh baik buruknya hubungan tanggung jawab horizontal dengan sesama manusia.
