Sunan an-Nasai Hadits 4005 - Menahan Marah dan Batas Kewenangan Menghukum

Mengendalikan Emosi dan Menghormati Syariat Islam

Sunan an-NasaiNomor Hadis 4005

أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ قَالَ مَرَرْتُ عَلَى أَبِي بَكْرٍ وَهُوَ مُتَغَيِّظٌ عَلَى رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِهِ فَقُلْتُ يَا خَلِيفَةَ رَسُولِ اللَّهِ مَنْ هَذَا الَّذِي تَغَيَّظُ عَلَيْهِ قَالَ وَلِمَ تَسْأَلُ قُلْتُ أَضْرِبُ عُنُقَهُ قَالَ فَوَاللَّهِ لَأَذْهَبَ عِظَمُ كَلِمَتِي غَضَبَهُ ثُمَّ قَالَ مَا كَانَتْ لِأَحَدٍ بَعْدَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Abu Barzah Diriwayatkan dari:

Saya melewati [Abu Bakar] dan ia sedang marah kepada seseorang dari para sahabatnya. Kemudian saya katakan: wahai khalifah, siapakah orang yang engkau marah kepadanya? Ia berkata: kenapa engkau bertanya? Saya katakan: saya akan memenggal lehernya. Ia berkata: demi Allah sungguh sebagian besar perkataan yang saya katakan telah menghilangkan kemarahannya. Kemudian ia berkata: hal itu tidak boleh bagi seorangpun setelah Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Meredam gejolak emosi saat mendengar kalimat kasar merupakan adab terpuji seorang muslim.
  • Seorang pemimpin wajib mencegah niat pembunuhan yang tidak sejalan dengan garis lurus syariat.
  • Tindakan tegas atas celaan pribadi memiliki batas, dan hanya Nabi Muhammad yang dilindungi sepenuhnya.

Hadits-hadits terkait

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami