Sunan an-Nasai Hadits 4099 - Niat dan Jihad Setelah Fathu Makkah
Hadits Tentang Terputusnya Hijrah dan Tetapnya Niat Serta Jihad
Sunan an-Nasai : 4099
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4099
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا وُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ أُمَيَّةَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّ الْجَنَّةَ لَا يَدْخُلُهَا إِلَّا مُهَاجِرٌ قَالَ لَا هِجْرَةَ بَعْدَ فَتْحِ مَكَّةَ وَلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ فَإِذَا اسْتُنْفِرْتُمْ فَانْفِرُوا
Shafwan bin Umayyah Diriwayatkan dari:
Saya berkata: wahai Rasulullah sungguh mereka mengatakan: sesungguhnya Surga tidak ada yang memasukinya kecuali orang Muhajir, beliau bersabda "Tidak ada hijrah setelah penaklukan Mekkah namun hanya jihad dan niat, jika kalian diperintah untuk berangkat berjihad maka berangkatlah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kewajiban hijrah dari kota Makkah menuju Madinah resmi berakhir setelah Makkah ditaklukkan.
- Setiap muslim wajib memelihara niat yang lurus dan ikhlas dalam mengerjakan amal kebaikan.
- Umat Islam dituntut untuk selalu siap sedia berangkat berjihad apabila diperintahkan oleh pemimpin mereka.
