Sunan an-Nasai Hadits 4100 - Jihad dan Niat Setelah Penaklukan Makkah
Penjelasan Hadits Tidak Ada Hijrah Setelah Fathu Makkah
Sunan an-Nasai : 4100
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4100
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سُفْيَانَ قَالَ حَدَّثَنِي مَنْصُورٌ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْفَتْحِ لَا هِجْرَةَ وَلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ فَإِذَا اسْتُنْفِرْتُمْ فَانْفِرُوا
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda pada saat penaklukan Mekkah: "Tidak ada hijrah, akan tetapi jihad dan niat. Apabila kalian diperintah untuk berangkat berjihad maka berangkatlah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Status Makkah sebagai negeri yang aman menghapus kewajiban berhijrah darinya.
- Niat yang baik dan perjuangan untuk membela agama adalah ibadah yang berjalan terus menerus.
- Pentingnya ketaatan umat kepada pemimpin ketika seruan jihad diumumkan.
