Sunan an-Nasai Hadits 4233 - Syarat Halal Berburu dengan Mi'radh
Cara Benar Berburu dengan Panah Mi'radh Sesuai Sunnah
Sunan an-Nasai : 4233
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4233
أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الذَّرَّاعُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو مُحْصَنٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُصَيْنٌ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَيْدِ الْمِعْرَاضِ فَقَالَ إِذَا أَصَابَ بِحَدِّهِ فَكُلْ وَإِذَا أَصَابَ بِعَرْضِهِ فَلَا تَأْكُلْ
Al Husain bin Muhammad Adz Dzarra' Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin Muhammad Adz Dzarra'], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Muhshan], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hushain] dari [Asy Sya'bi] dari ['Adi bin Hatim], ia berkata: saya bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai hewan buruan dengan anak panah tanpa mata panah, kemudian beliau bersabda: "Apabila mengenai dengan bagian yang tajam maka makanlah, dan apabila mengenai dengan bagian yang tumpul maka jangan engkau makan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Hasil berburu sah dan dihalalkan hanya jika hewan mati tertusuk alat yang melukai tubuhnya.
- Kita diharamkan untuk memakan hewan yang matinya karena hantaman keras atau benturan mematikan.
- Nabi selalu memberikan perhatian penuh pada kualitas kebersihan dan kesehatan asupan makanan umatnya.
