Sunan an-Nasai Hadits 4240 - Hukum Makan Biawak Gurun (Dhab)
Sikap Nabi Muhammad Terhadap Daging Biawak Gurun (Dhab)
Sunan an-Nasai : 4240
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4240
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ سُئِلَ عَنْ الضَّبِّ فَقَالَ لَا آكُلُهُ وَلَا أُحَرِّمُهُ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedang berada di atas mimbar ditanya mengenai Biawak. Kemudian beliau bersabda: "Saya tidak memakannya dan tidak mengharamkannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi Muhammad secara pribadi memilih untuk tidak memakan daging biawak gurun (dhab).
- Meskipun beliau tidak memakannya, beliau tidak mengharamkan umat Islam untuk mengonsumsinya.
- Seseorang boleh menolak suatu makanan karena selera pribadi tanpa harus menganggap makanan tersebut haram.
