Sunan an-Nasai Hadits 4245 - Hadiah Makanan dari Ummu Hufaid
Hadiah Makanan Biawak dari Ummu Hufaid
Sunan an-Nasai : 4245
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4245
أَخْبَرَنَا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ أَنْبَأَنَا أَبُو بِشْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ أَكْلِ الضِّبَابِ فَقَالَ أَهْدَتْ أُمُّ حُفَيْدٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمْنًا وَأَقِطًا وَأَضُبًّا فَأَكَلَ مِنْ السَّمْنِ وَالْأَقِطِ وَتَرَكَ الضِّبَابَ تَقَذُّرًا لَهُنَّ فَلَوْ كَانَ حَرَامًا مَا أُكِلَ عَلَى مَائِدَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا أَمَرَ بِأَكْلِهِنَّ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Ziyad bin Ayyub], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Husyaim], ia berkata: telah memberitakan kepada kami [Abu Bisyr] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] bahwa ia ditanya mengenai makan biawak, kemudian berkata: Ummu Hufaid telah menghadiahkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mentega, keju dan biawak, kemudian beliau makan sebagian dari mentega dan keju dan meninggalkan biawak, karena merasa tidak senang. Seandainya hal itu adalah haram maka tidak akan dimakan pada hidangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan tidak memerintahkan untuk memakannya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat diperbolehkan bagi umat Islam memberikan hadiah makanan dari hasil olahan atau buruan kepada orang lain.
- Nabi memakan mentega dan keju yang dihidangkan, menunjukkan kehalalan dan sikap menghargai pemberian.
- Hukum suatu makanan terbukti halal jika dimakan di rumah Nabi dan beliau membiarkannya tanpa larangan.
