Sunan an-Nasai Hadits 4273 - Larangan Burung Berkuku Tajam dan Hewan Buas

Hukum Burung Berkuku Tajam dan Binatang Buas Bertaring

Sunan an-NasaiNomor Hadis 4273

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ عَنْ بِشْرٍ هُوَ ابْنُ الْمُفَضَّلِ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ مِهْرَانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ كُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ وَعَنْ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ

Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada saat perang Khaibar melarang dari setiap yang memiliki kuku dari burung dan dari segala yang memiliki taring dari hewan buas.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Haram hukumnya memakan segala jenis burung pemangsa yang memilki kuku atau cakar yang tajam.
  • Semua binatang buas darat pemakan daging (karnivora) yang bertaring haram untuk dikonsumsi.
  • Aturan makanan dalam ajaran Islam sangat teliti demi menjaga kesehatan dan perilaku umatnya.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami