Sunan an-Nasai Hadits 4406 - Keridaan dalam Jual Beli
Keridaan dan Pengambilan Barang sebagai Tanda Sepakat
Sunan an-Nasai : 4406
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4406
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَنْبَأَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَمُرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا وَيَأْخُذْ أَحَدُهُمَا مَا رَضِيَ مِنْ صَاحِبِهِ أَوْ هَوِيَ
Samurah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Dua orang yang berjual beli memiliki hak memilih selama mereka belum berpisah dan sebelum salah seorang dari mereka mengambil apa yang ia ridhai dari sahabatnya atau ia inginkan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Transaksi jual beli memberi ruang untuk berpikir ulang agar pembeli dan penjual merasa rida sepenuhnya.
- Ketetapan hati dan pengambilan barang dengan rasa rida bisa menjadi tanda selesainya masa akad.
- Hak untuk memilih atau membatalkan tetap dilindungi selama kedua belah pihak belum meninggalkan tempat.
