Sunan an-Nasai Hadits 4407 - Larangan Menghindar dari Pembatalan
Etika Berpisah dan Larangan Menghindari Hak Khiyar
Sunan an-Nasai : 4407
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4407
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُتَبَايِعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا إِلَّا أَنْ يَكُونَ صَفْقَةَ خِيَارٍ وَلَا يَحِلُّ لَهُ أَنْ يُفَارِقَ صَاحِبَهُ خَشْيَةَ أَنْ يَسْتَقِيلَهُ
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id], ia berkata: telah memberitakan kepada kami [Al Laits] dari [Ibnu 'Ajlan] dari ['Amr bin Syu'aib] dari [ayahnya] dari [kakeknya] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Dua orang yang berjual beli memiliki hak memilih selama mereka belum berpisah kecuali jika ada kesepakatan hak memilih, dan tidak halal baginya untuk meninggalkan sahabatnya karena takut jika ia membatalkan jual beli tersebut."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dilarang menggunakan trik untuk menggugurkan hak saudara kita dalam membatalkan pembelian.
- Perpisahan setelah transaksi harus terjadi secara alami tanpa ada niatan lari dari tanggung jawab.
- Setiap pebisnis muslim harus memiliki itikad baik dan menghormati keputusan teman transaksinya.
