Sunan an-Nasai Hadits 4471 - Larangan Menjual Kurma Tanpa Takaran yang Jelas
Larangan Jual Beli Tumpukan Kurma yang Tidak Jelas
Sunan an-Nasai : 4471
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4471
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الصُّبْرَةِ مِنْ التَّمْرِ لَا يُعْلَمُ مَكِيلُهَا بِالْكَيْلِ الْمُسَمَّى مِنْ التَّمْرِ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari menjual kumpulan kurma yang tidak diketahui takarannya dengan kurma dengan takaran tertentu.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pertukaran barang pangan sejenis wajib dilakukan dengan mengetahui takarannya terlebih dahulu.
- Sangat dilarang menukar barang tumpukan yang belum diukur dengan barang yang takarannya jelas.
- Menghindari kebiasaan menebak-nebak takaran adalah kunci utama untuk menjauhkan diri dari riba.
