Sunan an-Nasai Hadits 4612 - Menunda Hutang Adalah Kezaliman
Menunda Pembayaran Hutang Saat Kaya Adalah Kezaliman
Sunan an-Nasai : 4612
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4612
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ ابْنِ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ وَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيءٍ فَلْيَتْبَعْ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Penundaan pembayaran hutang yang dilakukan oleh orang yang kaya adalah kezhaliman. Apabila seseorang diantara kalian dipindahkan kepada orang yang kaya maka hendaknya dia mengikuti."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menunda pembayaran hutang ketika kondisi keuangan sedang lapang dinilai sebagai bentuk kezaliman.
- Dianjurkan untuk menerima pengalihan hutang jika pihak yang akan membayar adalah orang yang mampu dan terpercaya.
- Islam sangat menjaga hak-hak finansial seseorang agar tidak dirugikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
