Sunan an-Nasai Hadits 4660 - Hukuman Qisas Menyerupai Kekejaman Awal
Hukuman Qisas Setimpal dengan Cara Pembunuhan Keji
Sunan an-Nasai : 4660
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4660
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ يَهُودِيًّا أَخَذَ أَوْضَاحًا مِنْ جَارِيَةٍ ثُمَّ رَضَخَ رَأْسَهَا بَيْنَ حَجَرَيْنِ فَأَدْرَكُوهَا وَبِهَا رَمَقٌ فَجَعَلُوا يَتَّبِعُونَ بِهَا النَّاسَ هُوَ هَذَا هُوَ هَذَا قَالَتْ نَعَمْ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرُضِخَ رَأْسُهُ بَيْنَ حَجَرَيْنِ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Seorang Yahudi mengambil perhiasan dari seorang wanita kemudian menggencet (menjepit) kepalanya di antara dua batu.Kemudian orang-orang menemukannya masih bernyawa, kemudian mereka menyebutkan beberapa orang kepadanya, apakah orang yang membunuh adalah ini? Apakah orang yang membunuh adalah ini? Lalu wanita tersebut berkata: "Ya." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk menangkapnya kemudian kepalanya digencet di antara dua batu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Metode pelaksanaan hukuman pancung kadang dapat diganti balasan qisas perih yang menyamai benda siksaan dipakai sang kriminal saat berulah sadis.
- Memberi tunjuk isyarat wajah sewaktu saksi sekarat tetap diakui sah dan membantu kelancaran pengadilan untuk segera menutup kejahatan tersebut.
- Bantuan petunjuk dari Allah merontokkan segala usaha licik penyembunyian barang jejak kejahatan, memaksa pelaku mengakui kesalahannya cepat.
