Sunan an-Nasai Hadits 4843 - Ingatan Aisyah Tentang Nisab Pencurian
Penegasan Aisyah Mengenai Batas Hukum Pencurian
Sunan an-Nasai : 4843
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4843
قَالَ الْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ ابْنِ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا طَالَ عَلَيَّ وَلَا نَسِيتُ الْقَطْعُ فِي رُبْعِ دِينَارٍ فَصَاعِدًا
Aisyah Diriwayatkan dari:
[Al Haris bin Miskin] berkata dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari [Ibnu Al Qasim], dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Yahya bin Sa'd] dari ['Amrah] dari [Aisyah], dia berkata: "Tidaklah terlalu lama (waktu berselang) bagiku dan saya pun tidak lupa (bahwa hukum) memotong tangan adalah pada seperempat dinar ke atas."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sosok Aisyah radliallahu 'anha terbukti nyata dianugerahi kualitas ingatan serta kedalaman ilmu syariat yang menawan.
- Kita diwajibkan percaya bahwa nilai ukur seperempat dinar itu tak terbantahkan lagi sebagai batas vonis potong tangan.
- Amat ditekankan mengenai nilai sebuah kepedulian di dalam membentengi hukum Islam dari kelupaan di masyarakat awam.
