Sunan an-Nasai Hadits 4863 - Ketegasan Aturan Potong Tangan

Ketegasan Nabi Menetapkan Syarat Curian Satu Dinar

Sunan an-NasaiNomor Hadis 4863

أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا شَرِيكٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ عَطَاءٍ وَمُجَاهِدٍ عَنْ أَيْمَنَ ابْنِ أُمِّ أَيْمَنَ يَرْفَعُهُ قَالَ لَا تُقْطَعُ الْيَدُ إِلَّا فِي ثَمَنِ الْمِجَنِّ وَثَمَنُهُ يَوْمَئِذٍ دِينَارٌ

Aiman Ibnu Ummu Aiman Diriwayatkan dari:

Tidak dipotong tangan kecuali mencuri barang seharga tameng sedang harga tameng pada saat itu adalah satu dinar.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Hadis ini langsung menyandarkan aturan pembatasan pencurian pada ucapan Nabi Muhammad.
  • Satu dinar tetap menjadi acuan utama mengenai harga barang yang dikategorikan berat jika dicuri.
  • Penegak hukum dilarang melaksanakan sanksi hudud apabila nilai barang di bawah batas ini.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami