Sunan an-Nasai Hadits 4894 - Tindakan Terhadap Budak yang Mencuri
Arahan Rasulullah Menyikapi Seorang Budak yang Melakukan Pencurian
Sunan an-Nasai : 4894
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4894
أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُدْرِكٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عُمَرَ وَهُوَ ابْنُ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا سَرَقَ الْعَبْدُ فَبِعْهُ وَلَوْ بِنَشٍّ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ عُمَرُ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ لَيْسَ بِالْقَوِيِّ فِي الْحَدِيثِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: " Jika seorang budak mencuri maka juallah dia walau dengan dua puluh dirham, " Abu Abdur Rahman berkata: "Umar bin Abu Salamah adalah orang yang tidak kuat dalam hal hadits."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menjual hamba sahaya yang terbukti mencuri adalah salah satu cara untuk menghindari masalah yang lebih besar.
- Seorang muslim dianjurkan untuk menjauhi atau memutus hubungan dengan orang-orang yang memiliki tabiat buruk.
- Lingkungan dan pengawasan sangat berpengaruh terhadap perilaku seseorang di dalam sebuah rumah.
