Sunan an-Nasai Hadits 5085 - Cincin Emas dan Kain Kuning
Pesan Rasulullah Kepada Ali Terkait Perhiasan dan Ibadah
Sunan an-Nasai : 5085
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5085
أَخْبَرَنِي هَارُونُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بَكَّارِ بْنِ بِلَالٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عِيسَى وَهُوَ ابْنُ الْقَاسِمِ بْنِ سُمَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ وَاقِدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ مَوْلَى عَلِيٍّ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ تَخَتُّمِ الذَّهَبِ وَعَنْ الْمُعَصْفَرِ وَعَنْ لُبْسِ الْقَسِّيِّ وَعَنْ الْقِرَاءَةِ فِي الرُّكُوعِ
Ali Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangku dari memakai cincin emas, kain yang dicelup dengan warna kuning, kain yang bersulam sutera dan dari membaca Al Qur'an saat rukuk.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Konsistensi yang luar biasa dari para perawi hadits dalam menyampaikan sebuah amanat ilmiah persis seperti yang mereka dengar langsung.
- Perhiasan emas dan juga pakaian dari kain sutera merupakan hak istimewa yang hanya dibolehkan bagi golongan wanita Muslimah.
- Gerakan rukuk dalam shalat adalah posisi murni untuk mengagungkan kebesaran Allah dengan doa tertentu, bukan untuk melantunkan ayat Al-Qur'an.
