Sunan an-Nasai Hadits 5177 - Menjaga Adab Pria
Hukum Sutera, Emas, dan Adab Rukuk Menurut Rasulullah
Sunan an-Nasai : 5177
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5177
أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى أَخْبَرَنِي خَالِدُ بْنُ مَعْدَانَ أَنَّ ابْنَ حُنَيْنٍ حَدَّثَهُ أَنَّ عَلِيًّا قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ ثِيَابِ الْمُعَصْفَرِ وَعَنْ الْحَرِيرِ وَأَنْ يَقْرَأَ وَهُوَ رَاكِعٌ وَعَنْ خَاتَمِ الذَّهَبِ
Ali Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangku memakai kain yang dicelup dengan warna kuning, sutera, membaca? Al-Qur'an saat rukuk dan memakai cincin emas.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pakaian dan kain berbahan dasar sutera tidak halal dipakai oleh kaum pria.
- Islam melarang keras penggunaan cincin emas oleh laki-laki dalam kondisi apa pun.
- Gerakan rukuk memiliki tempatnya sendiri dan dilarang diselingi dengan membaca Al-Qur'an.
