Sunan an-Nasai Hadits 5573 - Hukuman Bagi Peminum Khamer

Ancaman Shalat Tidak Diterima Akibat Meminum Khamer

Sunan an-NasaiNomor Hadis 5573

أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ يُونُسَ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ الْعَلَاءِ وَهُوَ ابْنُ الْمُسَيَّبِ عَنْ فُضَيْلٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَنْ شَرِبَ الْخَمْرَ فَلَمْ يَنْتَشِ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ مَا دَامَ فِي جَوْفِهِ أَوْ عُرُوقِهِ مِنْهَا شَيْءٌ وَإِنْ مَاتَ مَاتَ كَافِرًا وَإِنْ انْتَشَى لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً وَإِنْ مَاتَ فِيهَا مَاتَ كَافِرًا خَالَفَهُ يَزِيدُ بْنُ أَبِي زِيَادٍ

Ibnu Umar Diriwayatkan dari:

Barangsiapa minum khamer dan belum sampai mabuk, maka shalatnya tidak akan diterima selama di dalam perut atau urat-uratnya masih terdapat sesuatu darinya. Jika mati maka ia mati dalam keadaan kafir. Dan barangsiapa minum khamer hingga mabuk, maka shalatnya tidak akan diterima selama empat puluh malam. Dan jika ia mati karena minum khamer, maka ia mati dalam keadaan kafir."Namun riwayat ini diselisihi oleh Yazid bin Abu Ziyad."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Meminum khamer dalam jumlah sedikit dan tidak memabukkan tetap membuat shalat pelakunya tidak akan diterima.
  • Orang yang minum minuman keras hingga mabuk akan mendapat hukuman berupa shalatnya ditolak selama empat puluh malam.
  • Terdapat ancaman berat, yaitu mati dalam keadaan suul khatimah atau kafir, jika seseorang meninggal sebelum bertaubat dari khamer.
  • Sisa minuman haram yang masih berada di dalam perut atau urat darah menjadi penghalang diterimanya ibadah kita.

Hadits-hadits terkait

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami