Sunan an-Nasai Hadits 5622 - Kekentalan Minuman Ath-Thila Ali bin Abi Thalib
Minuman Kental Ath-Thila yang Dibagikan oleh Sahabat Ali bin Abi Thalib
Sunan an-Nasai : 5622
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5622
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ مُغِيرَةَ عَنْ الشَّعْبِيِّ قَالَ كَانَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَرْزُقُ النَّاسَ الطِّلَاءَ يَقَعُ فِيهِ الذُّبَابُ وَلَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَخْرُجَ مِنْهُ
Asy Sya'bi Diriwayatkan dari:
[Ali] memberikan minuman perasan nabidz kepada orang-orang, yang jika ada lalat jatuh dan masuk ke dalamnya maka tidak akan bisa keluar lagi.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Bukti fisik minuman perasan buah yang halal (Ath-Thila) adalah teksturnya yang berubah menjadi sangat kental.
- Merebus sari buah hingga sangat pekat menghilangkan segala bentuk risiko terjadinya fermentasi yang dilarang.
- Sahabat Ali bin Abi Thalib ikut mengamalkan dan membagikan minuman yang diolah sesuai anjuran syariat tersebut.
- Pemberian perumpamaan (seperti lalat yang menempel) memudahkan umat memahami ciri-ciri batas kehalalan suatu barang.
