Sunan an-Nasai Hadits 5623 - Syarat Minuman Umar

Ketentuan Minuman Perasan yang Dihalalkan oleh Umar bin Khattab

Sunan an-NasaiNomor Hadis 5623

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ دَاوُدَ قَالَ سَأَلْتُ سَعِيدًا مَا الشَّرَابُ الَّذِي أَحَلَّهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ الَّذِي يُطْبَخُ حَتَّى يَذْهَبَ ثُلُثَاهُ وَيَبْقَى ثُلُثُهُ

Dawud Diriwayatkan dari:

Aku bertanya [Sa'id], "Minuman (perasan) yang bagaimana yang dibolehkan oleh [Umar]? radliallahu 'anhu?" Ia menjawab, "Yang dimasak hingga hilang dua pertiganya dan tersisa sepertiganya."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Konsistensi hukum syariat terlihat dari penyampaian ulama yang selalu berpedoman pada ajaran para pendahulunya.
  • Ketentuan merebus sari buah hingga menyusut sepertiga adalah aturan yang telah tersebar dan diakui luas.
  • Umat Islam wajib mematuhi standar keamanan makanan yang telah ditetapkan oleh pemimpin yang adil seperti Umar.
  • Bertanya kepada orang yang lebih berilmu adalah cara terbaik untuk menghilangkan keraguan terkait hukum suatu barang.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami