Sunan an-Nasai Hadits 673 - Meraih Syafaat Nabi Melalui Doa
Meraih Syafaat Rasulullah Melalui Doa Lengkap Setelah Adzan
Sunan an-Nasai : 673
Sunan an-NasaiNomor Hadis 673
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ النِّدَاءَ اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ الْمَقَامَ الْمَحْمُودَ الَّذِي وَعَدْتَهُ إِلَّا حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa ketika mendengar adzan ia mengucapkan doa: `Ya Allah, Rabb Yang Memiliki seruan yang sempurna ini dan shalat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah dan fadhilah (keutamaan). Bangkitkanlah beliau pada kedudukan yang mulia sebagaimana telah Engkau janjikan.' maka ia pasti mendapat syafaatku pada hari Kiamat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam amat ditekankan untuk membiasakan pembacaan doa yang panjang usai adzan sebagai penutup aktivitas mendengar panggilan shalat.
- Mendoakan kedudukan mulia seperti 'Maqam Mahmud' dan 'Wasilah' bagi Nabi adalah etika dan adab seorang umat yang mencintai panutannya.
- Keberkahan mengiringi penyebutan nama Rasulullah lewat doa berupa penganugerahan syafaat yang tak tertandingi nilainya di akhirat.
- Doa sesudah adzan berfungsi sebagai penarik rahmat dan penyelamat di akhirat akibat pengakuan tulus akan kedudukan kenabian.
