Sunan an-Nasai Hadits 707 - Dilarang Berdagang di Dalam Masjid
Larangan Jual Beli dan Duduk Melingkar di Masjid Hari Jumat
Sunan an-Nasai : 707
Sunan an-NasaiNomor Hadis 707
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ التَّحَلُّقِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ قَبْلَ الصَّلَاةِ وَعَنْ الشِّرَاءِ وَالْبَيْعِ فِي الْمَسْجِدِ
Telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata: Telah mengabarkan kepadaku [Yahya bin Sa'id] dari [Ibnu 'Ajlan] dari [Amr bin Syu'aib] dari [Bapaknya] dari [Kakeknya] bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang duduk-duduk melingkar (berkumpul) pada hari jum'at sebelum shalat Jum'at dan melarang jual-beli dalam masjid.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berdagang atau melakukan transaksi jual beli sangat dilarang dilakukan di dalam area masjid demi menjaga kesucian tempat tersebut.
- Mengadakan perkumpulan atau duduk melingkar berkelompok menjelang shalat Jumat tidak diperbolehkan agar saf shalat tertata rapi.
- Masjid wajib difungsikan khusus sebagai pusat kegiatan ibadah dan mengingat Allah, bukan sebagai pasar mencari harta duniawi.
