Sunan an-Nasai Hadits 862 - Perintah Memperbaiki Gerakan Shalat
Pentingnya Membaguskan Shalat dan Mukjizat Penglihatan Nabi
Sunan an-Nasai : 862
Sunan an-NasaiNomor Hadis 862
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو أُسَامَةَ قَالَ حَدَّثَنِي الْوَلِيدُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا ثُمَّ انْصَرَفَ فَقَالَ يَا فُلَانُ أَلَا تُحَسِّنُ صَلَاتَكَ أَلَا يَنْظُرُ الْمُصَلِّي كَيْفَ يُصَلِّي لِنَفْسِهِ إِنِّي أُبْصِرُ مِنْ وَرَائِي كَمَا أُبْصِرُ بَيْنَ يَدَيَّ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Suatu hari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan shalat, kemudian pergi dan bersabda: 'Wahai Fulan, kenapa engkau tidak membaguskan shalatmu? Kenapa orang yang shalat itu tidak mau introspeksi bagaimana ia mengerjakan shalat untuk dirinya? Sesungguhnya aku mampu melihat dari belakangku seperti aku melihat melalui depanku.'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setiap orang yang melaksanakan ibadah wajib memperhatikan kualitas dan kebenaran seluruh pergerakannya.
- Mengenal mukjizat Rasulullah yang mampu melihat kegiatan jamaah di belakangnya pada waktu shalat.
- Anjuran untuk memperbanyak introspeksi diri mengenai nilai kekhusyuan dalam urusan beribadah harian.
