Shahih Bukhari Hadits 1517 - Larangan Thawaf Telanjang dan Orang Musyrik Berhaji
Pembersihan Ka'bah dari Kesyirikan dan Tradisi Jahiliyah
Shahih Bukhari : 1517
Shahih BukhariNomor Hadis 1517
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ قَالَ يُونُسُ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بَعَثَهُ فِي الْحَجَّةِ الَّتِي أَمَّرَهُ عَلَيْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ حَجَّةِ الْوَدَاعِ يَوْمَ النَّحْرِ فِي رَهْطٍ يُؤَذِّنُ فِي النَّاسِ أَلَا لَا يَحُجُّ بَعْدَ الْعَامِ مُشْرِكٌ وَلَا يَطُوفُ بِالْبَيْتِ عُرْيَانٌ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Abu Bakar Ash Shidiq radliyallahu 'anhu mengutusnya dalam urusan yang dia diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebelum haji wada' pada hari Nahar dalam satu rombongan kecil untuk mengumumkan kepada manusia bahwa: "Setelah tahun ini tidak boleh seorang musyrik pun yang melaksanakan haji dan tidak boleh thawaf di Ka'bah dengan telanjang."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menutup aurat adalah syarat mutlak dalam menjalankan ibadah thawaf.
- Kawasan suci Makkah secara resmi dibersihkan dari seluruh pengaruh kesyirikan orang-orang musyrik.
- Tradisi masa lalu yang bertentangan dengan syariat Islam tidak boleh dipertahankan, meskipun itu adalah warisan leluhur.
