Shahih Bukhari Hadits 1521 - Shalat Dua Rakaat di Belakang Maqam Ibrahim
Kesempurnaan Thawaf dengan Shalat di Maqam Ibrahim
Shahih Bukhari : 1521
Shahih BukhariNomor Hadis 1521
حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ سَبْعًا وَصَلَّى خَلْفَ الْمَقَامِ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الصَّفَا وَقَدْ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى { لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ }
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang (ke Baitullah untuk haji) maka Beliau thawaf di Baitullah tujuh kali putaran kemudian shalat dua raka'at di belakang Maqam (Ibrahim) lalu keluar menuju bukit Ash Shafa.Dan sungguh Allah Ta'ala telah berfirman: {LAQOD KAANA LAKUM FII RASUULILLAAHI USWATUN HASANAH} (Sungguh telah ada bagi kalian suri teladan yang baik pada (diri) Rasulullah) (Al Ahzab: 21).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat dianjurkan untuk mendirikan shalat sunnah dua rakaat setelah menyelesaikan ibadah thawaf.
- Tempat yang paling utama untuk melaksanakan shalat sunnah thawaf tersebut adalah di belakang Maqam Ibrahim.
- Urutan ibadah Nabi selalu konsisten: tujuh putaran thawaf, shalat sunnah, lalu menuju ke area sa'i.
